Sistem Pernapasan Katak yang Unik
Katak adalah hewan amfibi yang mampu hidup di darat dan air. Meskipun demikian, mereka tetap membutuhkan oksigen untuk bertahan hidup. Salah satu hal menarik tentang katak adalah sistem pernapasan mereka yang sangat unik dan bisa beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda. Katak memiliki tiga cara untuk bernapas, yaitu paru-paru, kulit, dan insang.
Pada tahap awal kehidupannya sebagai berudu, katak menggunakan insang untuk menyerap oksigen dari air. Namun, ketika menjadi dewasa, mereka beralih ke paru-paru. Rongga mulut katak akan menggembung untuk memompa udara ke dalam paru-paru. Selain itu, katak juga dapat menyerap oksigen melalui kulit mereka. Kulit yang tipis, lembap, dan kaya akan pembuluh darah memungkinkan katak untuk menyerap oksigen dari air. Inilah alasan mengapa kulit katak harus selalu basah. Jika kulitnya kering, kemampuan mereka untuk bernapas akan terganggu.
Berapa Lama Katak Bisa Berada Dalam Air?
Setelah menjadi dewasa, katak tidak lagi memiliki insang. Namun, mereka masih bisa bertahan di dalam air selama cadangan oksigen mereka masih ada. Katak menggunakan kulit mereka untuk menyerap oksigen dari air. Jika cadangan oksigen habis, katak bisa tenggelam atau bahkan mati di dalam air. Waktu yang dibutuhkan katak untuk bertahan di dalam air bervariasi tergantung pada spesiesnya. Secara umum, sebagian besar katak hanya mampu bertahan sekitar 4–7 jam sebelum harus muncul ke permukaan untuk bernapas.
Katak Bisa Berhibernasi di Dasar Sungai
Tahukah kamu bahwa katak bisa berhibernasi selama beberapa bulan? Selama masa hibernasi, tubuh katak akan membeku, tidak bernapas, dan jantung mereka tidak berdetak. Jika berada di bawah suhu beku, katak akan tampak seperti mati. Sebagian besar katak berhibernasi di atas permukaan tanah, tetapi ada juga yang berhibernasi di dasar sungai.
Salah satu contohnya adalah katak kayu Alaska (Lithobates sylvaticus), yang berhibernasi di dasar sungai dan kolam yang tidak beku. Suhu tubuh mereka akan mengikuti suhu air yang dingin, dan kebutuhan oksigen mereka menjadi sangat sedikit. Oleh karena itu, mereka mampu bertahan selama berbulan-bulan di bawah air tanpa pernah menghirup udara.
Kesimpulan
Katak merupakan hewan dengan sistem pernapasan yang luar biasa. Kulit mereka berperan penting dalam membantu mereka bertahan di dalam air dalam waktu yang cukup lama. Beberapa spesies katak bahkan mampu berhibernasi di dasar sungai selama berbulan-bulan. Dengan kemampuan adaptasi yang luar biasa ini, katak berhasil bertahan hidup di berbagai kondisi lingkungan.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







