Lima Wilayah yang Dilalui Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026

Lima Wilayah yang Dilalui Gerhana Matahari Cincin 17 Februari 2026

Proses Terjadinya Gerhana Matahari Cincin

Gerhana matahari cincin selalu menciptakan pengalaman yang luar biasa bagi para pengamat langit. Fenomena ini tidak hanya mengubah cahaya, tetapi juga merupakan hasil dari konfigurasi astronomi yang sangat presisi antara Matahari, Bulan, dan Bumi. Ketiga benda langit ini harus berada dalam posisi yang tepat agar efek visual seperti cincin api dapat terlihat dari Bumi.

Dalam gerhana matahari cincin, Bulan berada di antara Matahari dan Bumi. Namun, pada saat yang sama, Bulan sedang berada di titik terjauh dari Bumi. Karena jaraknya yang lebih jauh, ukuran Bulan terlihat lebih kecil dibandingkan dengan Matahari. Akibatnya, Bulan tidak bisa menutupi seluruh permukaan Matahari. Hal ini menciptakan efek visual yang menyerupai lingkaran cahaya di sekeliling Bulan yang gelap.

Wilayah yang Akan Dilintasi Gerhana Matahari Cincin

Gerhana matahari cincin pada 17 Februari 2026 hanya akan melintasi wilayah Antarktika, yang memiliki luas area yang sangat terbatas dan jarang penduduk. Jalur cincin apinya membentang di bagian barat Antarktika dan kawasan Samudra Selatan. Oleh karena itu, hampir tidak ada wilayah berpenduduk padat yang dapat menyaksikan fenomena ini secara penuh. Sementara itu, beberapa daerah di selatan Afrika dan ujung selatan Amerika Selatan hanya akan melihat gerhana sebagian.

Adapun lima wilayah yang akan terdampak jalur gerhana cincin api ini:

  • Antarktika Barat

    Satu-satunya daratan yang dilewati jalur pusat cincin api secara total.

  • Kepulauan Heard dan McDonald

    Wilayah sub-Antarktika milik Australia tersebut akan melihat penutupan Matahari hingga sekitar 88 persen.

  • French Southern and Antarctic Lands

    Wilayah luar negeri Prancis ini juga mengalami penutupan Matahari sekitar 88 persen.

  • Davis Sea

    Area perairan di lepas pantai Antarktika tersebut menjadi titik akhir jalur cincin api.

  • Kepulauan Mascarene

    Gugusan kepulauan di Samudra Hindia ini akan melihat gerhana sebagian sekitar 35 persen.

Meskipun tidak dapat diamati dari Indonesia, kamu masih bisa menyaksikan fenomena cincin api 17 Februari 2026 melalui siaran langsung yang biasanya disiarkan oleh lembaga antariksa atau komunitas astronomi dunia. Jadi, jangan berkecil hati dulu, ring of fire tetap bisa kamu nikmati walau hanya lewat layar kaca.

Dampak Gerhana Matahari Cincin bagi Bumi

Gerhana matahari cincin dapat menyebabkan perubahan sementara pada kondisi lingkungan di Bumi. Ketika sebagian cahaya Matahari tertutup, energi yang mencapai permukaan berkurang sehingga suhu udara bisa turun dalam waktu singkat. Perubahan ini juga dapat memengaruhi pola angin dan meningkatkan kelembapan di wilayah tertentu.

Wilayah yang mengalami cincin api disebut jalur antumbra, area di permukaan Bumi yang berada tepat di bayangan luar Bulan sehingga Matahari tidak tertutup sepenuhnya. Di zona inilah, Matahari tampak seperti memiliki cincin cahaya di sekeliling Bulan. Selain itu, mengutip dari Nature, puncak gerhana matahari cincin menurunkan kadar ozon di permukaan Bumi hingga mencapai titik terendah sementara dan menyebabkan pendinginan atmosfer yang memengaruhi kondisi cuaca setempat.

Walau tidak bisa diamati di Indonesia, gerhana matahari cincin tetap menjadi fenomena yang dinanti-nantikan oleh para pengamat langit di tanah air. Efek visual cincin api yang magis dan dramatis membuat fenomena ini jadi salah satu peristiwa langit paling memukau untuk disaksikan. Jadi, jangan sampai ketinggalan menyaksikannya lewat live streaming, ya!

Related posts