Pembaruan Kamera yang Menarik Perhatian
Samsung diperkirakan akan meluncurkan ponsel terbaru dari lini Galaxy S26 pada 26 Februari mendatang. Melalui serangkaian video teaser resmi di media sosial, perusahaan asal Korea Selatan ini secara jelas menunjukkan peningkatan kemampuan fotografi Galaxy S26 Ultra, khususnya dalam hal visual malam hari.
Dalam materi promosi tersebut, Samsung memperlihatkan fitur Nightography sebagai salah satu nilai jual utama. Fitur ini didukung oleh teknologi AI yang canggih. Dalam ulasan yang dirujuk dari GSM Arena pada Senin, 16 Februari 2026, terungkap bahwa Samsung menampilkan skenario perekaman video dalam kondisi minim cahaya yang ekstrem.
Pesan kuat dalam teaser tersebut adalah “It looks dark. It films bright.” Artinya, perangkat ini menjanjikan hasil rekaman video yang terang dan jernih meski lingkungan sekitar tampak gelap gulita. Fitur ini dirancang untuk mengatasi masalah noise dan penurunan detail yang selama ini menjadi tantangan utama dalam videografi ponsel saat malam hari.
Kemampuan Kamera yang Mumpuni
Ada juga teaser lain yang menunjukkan situasi pesta yang dinamis dengan pencahayaan yang tidak menentu. Di sini, Samsung ingin membuktikan bahwa sensor kamera dan pemrosesan perangkat lunak mereka mampu mengunci fokus dan mempertahankan ketajaman gambar subjek yang bergerak, bahkan di lingkungan dengan cahaya temaram. Kemampuan ini sangat penting bagi pengguna yang suka mengabadikan momen sosial tanpa perlu membawa peralatan pencahayaan tambahan.
Integrasi Galaxy AI
Kunci dari semua peningkatan visual ini terletak pada integrasi Galaxy AI. Samsung menekankan bahwa kombinasi antara perangkat keras kamera yang mumpuni dan pemrosesan AI generatif akan membawa pengalaman Nightography ke level berikutnya. Dengan demikian, pengguna dapat menikmati kualitas video yang lebih baik dalam berbagai kondisi pencahayaan.
Penjelasan Teknis dan Keunggulan
Beberapa spesifikasi teknis yang disebutkan dalam teaser menunjukkan bahwa Galaxy S26 Ultra dilengkapi dengan sensor kamera yang lebih besar dan lensa yang dirancang khusus untuk menangkap cahaya dalam jumlah sedikit. Selain itu, algoritma AI yang digunakan mampu mengidentifikasi objek dan memperbaiki detail secara real-time, sehingga menghasilkan gambar yang lebih tajam dan jernih.
Fitur Nightography juga dilengkapi dengan mode khusus yang dapat diaktifkan sesuai kebutuhan pengguna. Mode ini mampu mengoptimalkan eksposur dan warna agar sesuai dengan kondisi lingkungan, sehingga pengguna tidak perlu khawatir tentang kualitas gambar yang buruk.
Penggunaan dalam Berbagai Situasi
Galaxy S26 Ultra dirancang untuk digunakan dalam berbagai situasi, termasuk di luar ruangan dan dalam ruangan. Dengan kemampuan Nightography yang canggih, pengguna dapat merekam video dalam kondisi gelap tanpa memerlukan bantuan cahaya tambahan. Hal ini membuat ponsel ini cocok untuk pengguna yang sering melakukan aktivitas di malam hari atau di tempat-tempat dengan pencahayaan yang tidak memadai.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, Galaxy S26 Ultra menawarkan peningkatan signifikan dalam hal kemampuan kamera, terutama untuk pengambilan gambar dalam kondisi gelap. Dengan integrasi Galaxy AI dan teknologi kamera yang canggih, ponsel ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pengguna yang ingin mengabadikan momen-momen penting dengan kualitas video yang optimal. Dengan peluncuran yang direncanakan pada 26 Februari, Galaxy S26 Ultra akan menjadi salah satu ponsel terbaru yang patut ditunggu-tunggu.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







