Safari Dakwah dan Halal Bihalal di Universitas Khairun Ternate
DWP Unkhair, yang merupakan bagian dari Dharma Wanita Persatuan, menyelenggarakan kegiatan Safari Dakwah yang dirangkaikan dengan halal bihalal di Aula Nuku, Gedung Rektorat Unkhair, pada Jumat (27/3/2026). Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat nilai-nilai keimanan, integritas, serta keteguhan hati dalam lingkungan kampus.
Tema yang diusung dalam acara ini adalah “Bangkit dengan Hikmat: Memperkuat Iman, Integritas, dan Keteguhan Hati.” Acara ini dihadiri oleh puluhan peserta yang berasal dari berbagai kalangan di lingkungan kampus. Kegiatan ini juga merupakan hasil kerja sama antara Yayasan Cinta Daarud Dakwah Lombok, Kololi Manajemen Maluku Utara, serta DWP Unkhair.
Ketua DWP Unkhair, Lasmiyati Abdullah W. Jabid, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana memperkuat iman, kebersamaan, dan ukhuwah. Ia menilai momentum seperti ini tidak hanya menjadi tradisi, tetapi juga ruang untuk memperkuat hubungan spiritual dan sosial antar anggota komunitas kampus.
Ia juga menyampaikan rasa hormat terhadap hadirnya Angelina Sondakh sebagai penceramah. Pengalaman hidup dan perjalanan spiritual yang dibagikannya diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh peserta. “Kita berharap dapat mengambil hikmah dari perjalanan hidup beliau untuk memperbaiki diri, memperkuat iman, serta meningkatkan kualitas kehidupan, baik sebagai individu, keluarga, maupun bagian dari institusi,” ujarnya.
Melalui momen halal bihalal, diharapkan mampu membangun keluarga yang kuat secara lahir dan batin, sehingga melahirkan generasi yang berintegritas. Rektor Unkhair Ternate, Abdullah W. Jabid, juga memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai Safari Dakwah dan halal bihalal tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat dimensi spiritual di lingkungan akademik.
“Halal bihalal adalah ruang rekonsiliasi hati, pembersihan jiwa, dan pembaruan komitmen terhadap nilai kejujuran dan kebersamaan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kampus tidak hanya berfungsi sebagai tempat transfer ilmu, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter dan integritas generasi bangsa.
Pada kesempatan yang sama, Angelina Sondakh mengajak jamaah untuk senantiasa bersyukur dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, setiap manusia tidak lepas dari ujian dalam kehidupan. “Kita harus bersyukur karena masih diberi kesempatan menghadiri kajian seperti ini. Salah satu nikmat terbesar adalah waktu yang bermanfaat,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa keberuntungan tidak ditentukan oleh jabatan maupun kepintaran, melainkan oleh kedekatan dengan Tuhan. “Tidak ada yang menjamin keberuntungan selain kedekatan dengan Allah. Bukan jabatan, bukan kepintaran,” tandas istri mendiang Adjie Massaid.
Pesan-Pesan Penting dari Angelina Sondakh
- Bersyukur: Angelina Sondakh menekankan pentingnya rasa syukur terhadap segala nikmat yang diberikan Tuhan.
- Manfaatkan Waktu: Ia mengajak jamaah untuk memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya agar tidak terbuang percuma.
- Kedekatan dengan Tuhan: Keberuntungan tidak ditentukan oleh jabatan atau kepintaran, tetapi oleh kedekatan dengan Tuhan.
- Membangun Karakter: Melalui kajian seperti ini, diharapkan mampu membentuk karakter dan integritas yang kuat.






