Pada hari ini, Minggu (22/3), kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di kawasan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat, tidak dilaksanakan. Peniadaan ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Meski demikian, pantauan di lokasi menunjukkan bahwa banyak warga tetap datang untuk berolahraga. Pada pukul 7.15 WIB, tampak banyak orang yang berlalu-lalang di sekitar Monumen Selamat Datang, baik sedang berlari pagi, bersepeda, maupun sekadar berfoto.
Kondisi lalu lintas pada pagi ini terpantau cukup lengang. Kendaraan roda empat dan roda dua melintas dengan kecepatan rendah karena masih banyak masyarakat yang berjalan di jalur jalan raya. Dari pos polisi juga terdengar pengumuman agar masyarakat tidak melintas di tengah jalan. Beberapa petugas juga tampak berjaga di sekitar kawasan yang biasanya ramai saat CFD berlangsung.
Salah satu warga, Kemal (57), mengaku menyempatkan diri untuk berolahraga pagi di kawasan tersebut sebelum melakukan silaturahmi lebaran. Ia mengatakan bahwa ia tidak mengetahui bahwa kegiatan CFD ditiadakan pada hari itu. Namun, ia tetap menjalani rutinitas olahraga untuk membakar lemak.
“Ya saya selalu harus hati-hati, tetap tengok-tengok juga,” katanya.
Tidak jauh berbeda dari Kemal, Fitri (40) juga memilih tetap berolahraga meskipun tahu bahwa tidak ada CFD. Ia mengatakan bahwa tujuannya adalah untuk membakar lemak usai menyantap hidangan lebaran.
“Tahu sih karena nggak ada pengumuman CFD. Tapi mau bakar rendang,” ujarnya.
Fitri datang ke kawasan tersebut bersama kerabat lainnya yang sedang berlibur ke Jakarta dalam rangka silaturahmi lebaran. Mereka mengaku olahraga juga dilakukan untuk mempersiapkan diri sebelum menyantap hidangan lainnya.
“Mempersiapkan badan, buat makan-makan yang lain sebenernya,” lanjut Fitri.
Selain berolahraga, mereka juga ingin berswafoto dengan berbagai dekorasi Idul Fitri yang menghiasi kawasan Bundaran HI.
“Jalan aja sih keliling, foto-foto dulu mumpung banyak hiasan,” katanya.
Fitri menyebut bahwa meskipun kondisi lalu lintas masih cukup lengang, pengunjung yang datang harus tetap berhati-hati saat beraktivitas di sekitar jalur pengendara.
“Agak lebih mesti hati-hati sih ya, dibanding kalau CFD,” pungkasnya.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







