Kehangatan Cuan dari Selimut Bayi

Kehangatan Cuan dari Selimut Bayi

Latar Belakang dan Awal Mula Bisnis

Seorang ibu yang berpengalaman, Ade Ismi Darmayani, memulai bisnis pakaian tidur anak dengan merek Doodlebaby. Usaha ini dibangun berdasarkan pengalaman pribadinya sebagai seorang ibu. Berawal dari kekhawatiran akan kesulitan menemukan sleepsack yang aman, nyaman, dan terjangkau untuk bayi, ia memutuskan untuk menciptakan produk sendiri.

Sleepsack atau selimut bayi dianjurkan sebagai pengganti selimut lembaran karena lebih aman dan dapat mengurangi risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS). Ketika sedang cuti melahirkan, Ismi akhirnya memberanikan diri untuk membuat brand sleepsack dengan nama Doodlebaby.

Perjalanan Awal Bisnis

Dengan modal awal hanya Rp 500.000 dan tanpa latar belakang fesyen, Ismi memulai penjualan melalui Instagram dan marketplace dengan sistem pre-order. Pesanan awal sangat terbatas. Di bulan pertama, hanya terjual 9 lembar, kemudian meningkat menjadi 30 lembar di bulan kedua, dan melonjak tiga kali lipat menjadi 90 lembar.

Pertumbuhan bisnis terus berlanjut hingga akhirnya menembus 1.000 lembar per bulan, sehingga Doodlebaby mampu beralih dari sistem pre-order ke stok siap jual.

Keputusan Besar dan Pengembangan Bisnis

Pada 2023, Ismi mengambil keputusan besar dengan mengundurkan diri dari pekerjaannya di salah satu BUMN pariwisata setelah sembilan tahun berkarier, dan fokus sepenuhnya pada bisnis ini sebagai mompreneur.

Saat ini, Doodlebaby masih berada dalam skala UMKM yang berkembang. Produksi secara bertahap mengikuti permintaan pasar dengan pengawasan kualitas ketat, mengingat produk digunakan langsung oleh bayi dan ibu.

Tim inti Doodlebaby kini berjumlah 11 orang, mencakup bagian produksi, pemasaran, bisnis, dan keuangan. Ismi juga melibatkan warga di sekitar tempat tinggalnya di salah satu wilayah Jakarta Selatan sebagai bagian dari rantai produksi, sejalan dengan komitmen pemberdayaan komunitas lokal.

Pengembangan Produk dan Pemasaran

Untuk memperkuat fondasi bisnis, pada 2024, Ismi mendirikan PT Alima Cita Mulia sebagai induk usaha yang menaungi Doodlebaby sekaligus lini produk lainnya. Produk selimut bayi dia banderol seharga Rp 149.000–Rp 279.000 per lembar. Sementara sleepwear anak mulai dari Rp 99.000.

Selanjutnya, Ismi juga mengembangkan Minomiko, label yang menyasar kebutuhan ibu hamil, melahirkan, dan menyusui. Produk Minomiko, seperti homedress dan modest wear, dipasarkan di rentang harga Rp 100.000–Rp 229.000 per unit.

Strategi Penjualan dan Ekspansi Pasar

Untuk penjualan, Ismi mengandalkan jalur offline yang bermitra dengan toko perlengkapan bayi serta kanal online. Hasilnya, rata-rata Doodlebaby meraup omzet Rp 100 juta sampai Rp 150 juta per bulan.

Tahun lalu sempat mengirim produk ke Malaysia. Dengan demikian, Ismi terus berupaya mengembangkan usaha lewat perluasan pasar dan produk.

Related posts