Prestasi Membanggakan dan Pembangunan Fasilitas Baru
Sniper Petanque Club Denpasar kembali menorehkan prestasi yang membanggakan dalam ajang Wali Kota Cup XVI Kota Denpasar 2026. Klub ini berhasil meraih juara umum, yang menjadi bukti dari upaya konsisten dalam pembinaan atlet sejak awal tahun.
Prestasi ini juga menjadi momen penting bagi Sniper, karena klub ini baru saja menyelesaikan pembangunan fasilitas latihan berupa lapangan petanque beratap penuh pertama di Bali. Fasilitas ini akan sangat berguna untuk melatih atlet secara optimal sepanjang tahun tanpa terganggu oleh kondisi cuaca.
Kinerja Kompetitif di Berbagai Kategori
Sniper Petanque Club tampil kompetitif dalam seluruh kategori yang dipertandingkan, yaitu Triple Open SD, Triple Open SMP, serta Triple Open SMA/K dan Dewasa. Dalam ajang tersebut, klub ini mengoleksi total 1 medali emas, 2 perak, 1 perunggu, serta satu tim yang mampu menembus delapan besar.
Medali emas diraih oleh tim Gung Wah, Trian, dan Silan pada kategori Triple Open SMP. Sementara dua medali perak masing-masing diperoleh oleh tim Mika, Gung Arya, dan Kanaya pada kategori SD serta tim Naren, Satya, dan Alit pada kategori SMA/K dan dewasa. Medali perunggu diperoleh oleh tim Riski, Diah, dan Adit, sedangkan tim Faiz, Ranisha, dan Aretha berhasil menembus delapan besar pada kategori SD.
Proses Pembinaan yang Konsisten
Ketua Umum Sniper Petanque Club Denpasar, Gede Wirabuana Putra, menjelaskan bahwa prestasi ini merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten sejak awal tahun. “Empat kejuaraan berturut-turut yang kami ikuti menjadi cerminan keseriusan klub dalam membangun sistem pembinaan atlet secara berkelanjutan, mulai dari kurikulum pemula hingga manajemen kompetisi yang terukur,” ujarnya.
Dominasi Sniper Petanque Club tidak terjadi secara instan. Sejak awal 2026, klub ini telah mencatatkan sejumlah prestasi dalam berbagai kejuaraan petanque di Denpasar dan Bali. Beberapa capaian tersebut antara lain juara umum dalam Kejuaraan Pemula SD/SMP/SMA-K se-Kota Denpasar dengan torehan 3 emas dan 1 perunggu. Lalu SMPC 2026 Kejuaraan Antar Klub se-Kota Denpasar, saat itu Sniper Petanque Club juga sukses menjadi juara umum dengan 1 emas dan 2 perunggu. Di kejuaraan Valentine Double Mix se-Bali 2026, klub ini berhasil meraih 1 perunggu.
Kekuatan dalam Pembinaan Atlet dan Konsistensi
Rangkaian prestasi tersebut menunjukkan kekuatan SNIPER dalam dua aspek utama, yakni pembinaan atlet muda (grassroot) serta konsistensi atlet senior dalam berbagai kompetisi. Selain membawa nama klub, sejumlah atlet binaan Sniper Petanque Club juga berhasil meraih prestasi saat mewakili institusi pendidikan masing-masing.
Di antaranya pasangan Dea dan Najwa dari SMA Dwijendra Denpasar yang meraih medali emas kategori SMA/K dan dewasa, serta Vendra dari SD 8 Dangin Puri yang meraih medali perunggu kategori SD.
Sistem Pembinaan yang Efektif
Di sisi lain, Owner sekaligus Pelatih Kepala Sniper Petanque Club Denpasar, Gde Kagung Putra, menilai keberhasilan tersebut menunjukkan efektivitas sistem pembinaan yang diterapkan klub. “Ketika atlet binaan kami meraih prestasi atas nama sekolah mereka, itu menjadi bukti bahwa sistem pembinaan yang kami bangun berjalan dengan baik,” katanya.
Pembangunan Lapangan Petanque Beratap
Selain prestasi di arena kompetisi, Sniper juga mencatat tonggak penting dengan rampungnya pembangunan enam lapangan petanque yang kini seluruhnya beratap. Fasilitas ini menjadikan basecamp SNIPER sebagai lapangan petanque beratap penuh pertama di Bali, sehingga memungkinkan latihan maupun penyelenggaraan kompetisi berlangsung sepanjang tahun tanpa terpengaruh cuaca.
Pembangunan fasilitas tersebut mendapat dukungan dari sejumlah mitra, termasuk City of Bath Petanque Club di Inggris dan Alliance Française Bali. Dengan fasilitas dan sistem pembinaan yang terus berkembang, SNIPER Petanque Club Denpasar optimistis dapat terus melahirkan atlet berprestasi dari tingkat daerah hingga nasional.
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.






