Pria Diduga Melompat dari Jembatan 5 Barelang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Pria Diduga Melompat dari Jembatan 5 Barelang, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian

Kejadian Mencurigakan di Jembatan 5 Barelang

Seorang pria berusia 35 tahun bernama Nusyirwan diduga melompat ke laut dari atas Jembatan 5 Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Kejadian ini menimbulkan kekhawatiran dan memicu operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Menurut informasi yang diperoleh, korban diketahui bernama Nusyirwan dan masih dalam pencarian oleh Tim SAR Gabungan. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, dalam keterangannya di Tanjungpinang, Senin (23/3).

Fazzli menjelaskan bahwa informasi mengenai kejadian membahayakan manusia ini diterima dari pihak Kepolisian Sektor Galang pada Senin (23/3) pukul 11.55 WIB. Berdasarkan keterangan awal dari saksi mata bernama Adi, yang saat itu sedang memancing di sekitar lokasi kejadian, insiden tersebut bermula sekitar pukul 10.00 WIB.

Saksi mengaku mendengar suara dentuman keras jatuhnya benda ke air. Saat memeriksa asal suara, dia melihat korban yang mengenakan baju berwarna hitam sudah hanyut terbawa arus laut.

Dari kejadian tersebut, tepatnya di atas jembatan, ditemukan sejumlah barang bukti yang tertinggal, yakni kartu SIM dan satu unit sepeda motor jenis matic diduga milik korban.

Upaya Pencarian yang Dilakukan

Kantor SAR Tanjungpinang telah mengerahkan Tim Rescue dari Pos SAR Batam menuju lokasi kejadian pada pukul 12.10 WIB dengan menggunakan kendaraan operasional Rescue Car Tipe II. Tim penyelamat turut dibekali dengan peralatan rubber boat, alat deteksi bawah air aquaeye, alat komunikasi, hingga perlengkapan evakuasi medis darurat untuk melakukan penyisiran di lokasi kejadian.

Operasi SAR hari pertama ini didukung oleh sinergi berbagai unsur potensi SAR di wilayah Batam dan sekitarnya. Beberapa pihak yang terlibat antara lain Direktorat Polairud Polda Kepri, Satpolair Polresta Barelang, Polsek Galang, Pos TNI AL Galang, Organisasi Amatir Radio Indonesia, serta perbantuan dari para nelayan setempat.

Fazzli menegaskan bahwa proses penyisiran dilakukan dengan tetap memantau kondisi cuaca perairan. Dengan adanya kolaborasi antara berbagai pihak, diharapkan operasi pencarian dapat berjalan efektif dan memberikan hasil yang maksimal.

Langkah-Langkah yang Diambil

  • Tim SAR Gabungan segera bertindak setelah menerima informasi tentang kejadian.
  • Saksi mata memberikan keterangan penting mengenai waktu dan kondisi kejadian.
  • Barang bukti seperti kartu SIM dan sepeda motor ditemukan di lokasi kejadian.
  • Peralatan khusus seperti rubber boat dan alat deteksi bawah air digunakan untuk mempercepat proses pencarian.
  • Kolaborasi dengan berbagai instansi dan nelayan setempat meningkatkan kemungkinan keberhasilan operasi.

Dengan upaya yang dilakukan oleh berbagai pihak, diharapkan korban dapat segera ditemukan dan diberikan pertolongan yang diperlukan.

Related posts