Shecure Digital Kuatkan Perlindungan Perempuan, Kurangi Risiko Pelecehan Online

Shecure Digital Kuatkan Perlindungan Perempuan, Kurangi Risiko Pelecehan Online



IKABARI, JAKARTA – PT ITSEC Asia Tbk (ITSEC Asia) bekerja sama dengan United Nations Population Fund (UNFPA) meluncurkan Shecure Digital sebagai inisiatif nasional untuk memperkuat perlindungan perempuan dan anak di ruang digital. Platform ini hadir sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun ekosistem digital yang aman, inklusif, dan berorientasi pada perlindungan.

Program ini mengintegrasikan edukasi perlindungan diri digital, perlindungan teknologi berbasis privasi, serta advokasi berbasis data untuk mencegah kekerasan berbasis gender online (KBGO) serta eksploitasi digital. Inisiatif tersebut diluncurkan di tengah meningkatnya risiko pelecehan daring, penyalahgunaan data pribadi, pemerasan digital, hingga penyebaran konten intim tanpa persetujuan yang dialami perempuan dan anak-anak.

Presiden Direktur PT ITSEC Asia Tbk, Patrick Dannacher, menekankan bahwa perlindungan digital harus berangkat dari pengalaman nyata yang dihadapi masyarakat. “Banyak perempuan mengalami risiko digital tanpa pernah menyebutnya sebagai kekerasan karena dianggap bagian dari kehidupan online,” kata Patrick di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (27/2).

Shecure Digital dirancang melalui pendekatan yang membumi, relevan, dan dapat digunakan dalam situasi sehari-hari. Kepala Perwakilan UNFPA di Indonesia, Hassan Mohtashami, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi kekerasan berbasis gender di ruang digital. Dia menekankan bahwa kekerasan digital memiliki dampak nyata terhadap kesehatan mental, sosial, dan masa depan perempuan dan anak.

Inisiatif Shecure Digital dibangun melalui tiga pilar utama:

  • Shecure Class – Fokus pada edukasi dan literasi pertahanan diri digital. Pilar ini membekali perempuan dan remaja dengan pemahaman praktis mengenai risiko digital, cara mengelola privasi, keamanan akun, perlindungan data pribadi, serta langkah aman dalam menghadapi ancaman pelecehan dan penipuan di ruang siber.

  • Shecure Shield – Menghadirkan perlindungan teknis yang dirancang untuk membantu pengguna melindungi diri dari risiko digital secara aktif dengan pendekatan privacy first. Perlindungan dilakukan tanpa pengawasan berlebihan, serta memberikan kendali penuh kepada pengguna atas data dan aktivitas digital melalui dukungan teknologi IntelliBro? Aman.

  • Shecure Voices – Mendorong advokasi dan keterlibatan komunitas melalui kampanye kesadaran, ruang dialog, serta penguatan suara perempuan dan generasi muda. Pilar ini bertujuan membangun budaya digital yang aman dan saling menghormati, serta mendukung keberanian untuk berbicara dan mencari bantuan ketika menghadapi kekerasan digital.

“Shecure Digital menunjukkan bagaimana kolaborasi antara sektor swasta, mitra pembangunan, dan pemerintah dapat memperkuat perlindungan yang berkelanjutan dan berpusat pada manusia,” tutur Hassan.

Related posts