Putra tunggal Indonesia, Jonatan Christie, melihat peringkat dunianya merosot setelah bertanding di turnamen All England Open 2025.
Federasi Badminton Dunia atau BWF mengumumkan peringkat pembaruan terbaru mereka untuk minggu ke-12 pada hari Selasa, 18 Maret 2025, yang mencakup kategori tunggal putra.
Pada rilis terbaru ini, Jonatan Christie, atlet asal Indonesia, mengambil hikmah dari performanya di All England Open 2025.
Dalam kejuaraan BWF Super 1000 yang berlangsung minggu lalu, atlet kelahiran PB Tangkas tersebut hanya mampu mencapai babak delapan belas peserta terbaik.
Sebagai peringkat ketiga, Jonatan harus mengakui kemenangan Lakshya Sen dari India yang berhasil mengeliminasinya dengan skor 2 set langsung.
Hasil tersebut tentu sangat menyedihkan untuk Jonatan karena ia adalah pemenang berturut-turut dari turnamen All England Open pada tahun sebelumnya.
Tidak mengherankan, pesepakbola yang berumur 27 tahun itu kini terpaksa merosot dua tingkatan dalam peringkat dunianya dibandingkan seminggu sebelumnya.
Jonatan saat ini menempati urutan keempat dalam daftar peringkat global dengan total 86.727 poin, tergeser oleh dua atlet unggulan dari Denmark.
Anders Antonsen dan Viktor Axelsen berturut-turut menduduki posisi atas Jonatan diperingkat kedua dan ketiga dunia.
Pada saat yang sama, posisi juara dunia bulu tangkis terus kukuh di tangan pemain asal China, Shi Yu Qi.
Dengan memenangkan gelar di All England Open 2025, Shi mengumpulkan poin tambahan signifikan dibandingkan dengan Antonsen yang menempati posisi di bawahnya.
Penurunan signifikan juga dirasakan oleh pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia lainnya, yaitu Anthony Sinisuka Ginting, yang sebenarnya tidak berpartisipasi dalam turnamen bergengsi itu.
Anthony saat ini tengah bersusah payah membangkitkan kebugaran tubuhnya hingga mencapai 100 persen setelah menyelesaikan periode rehabilitasi cederanya.
Pada pembaharuan terakhir ini, atlet yang berasal dari SGS PLN Bandung itu merosot enam peringkat menjadi urutan ke-23 secara global dibandingminggu sebelumnya.
Chico Aura Dwi Wardoyo turut memperpanjang daftar atlet pria unggulan Indonesia dengan catatan buruk yang dialami dan terjatuhkan drastis.
Jatuh di babak pertama All England Open 2025, atlet keturunan Papua itu saat ini menempati posisi ke-39 secara global.
Hasil tersebut mengakibatkan Chico merosot hingga lima tingkat di bawah peringkat minggu lalu dan dikalahkan oleh bakat muda Alwi Farhan yang menjanjikan.
Bedasarkan dari para senior-seinoranya, Alwi melompat dua tingkatan lebih tinggi dibanding posisi terdahulu dan kini berada di peringkat ke-37 dunia walaupun dia tersisih di babak 32 besar Orleans Masters 2025 yang lalu.
UPDATE RANKING BWF
Pekan ke-12, Selasa (18/3/2025)
Tunggal Putra
1. Shi Yu Qi (Tiongkok) – 101.235 poin
2. Anders Antonsen (Denmark) – 91.853
3. Viktor Axelsen (Denemark) – 89.710
4. Jonatan Christie (Indonesia) – 86.727
5. Kunlavut Vitidsarn (Thailand) – 83.738
6. Li Shi Feng (Tiongkok) – 83.456
7. Kodai Naraoka (Jepang) – 77.187
8. Chou Tien Chen (Taiwan) – 76.707
9. Lee Zii Jia (Malaysia) – 76.415
10. Alex Lanier (Prancis) – 66.511
——
24. Anthony Sinisuka Ginting – 50.155
37. Alwi Farhan – 37.984
39. Chico Aura Dwi Wardoyo – 37.165
Bahran Hariz adalah seorang penulis di Media Online IKABARI.







