Kisah menyentuh astronot Artemis II yang mengabadikan kawah bulan dengan nama istrinya yang telah tiada

Kisah menyentuh astronot Artemis II yang mengabadikan kawah bulan dengan nama istrinya yang telah tiada



Misi antariksa NASA yang diberi nama Artemis II tidak hanya menjadi langkah penting dalam eksplorasi luar angkasa, tetapi juga menyimpan kisah penuh makna dan perasaan. Komandan misi ini, astronaut Reid Wiseman, mengabadikan kenangan mendiang istrinya dengan memberi nama kawah di Bulan.

Artemis II adalah misi yang menempuh perjalanan luar angkasa selama 10 hari dengan menggunakan wahana antariksa Orion. Tujuan utamanya adalah untuk mengorbit Bulan dan memperluas pengetahuan manusia tentang satelit alami Bumi. Dalam perjalanan tersebut, Reid bersama tiga rekan astronotnya, yaitu Victor Glover (pilot), Christina Koch (spesialis misi), dan Jeremy Hansen (spesialis misi), berhasil mengamati Bulan dari sudut pandang baru.

Keempat astronot ini bekerja sama dengan tim ilmuwan NASA di Bumi untuk mengidentifikasi sejumlah kawah di permukaan Bulan yang belum memiliki nama. Pada Senin (6/4), mereka mengumumkan rencana untuk menamai salah satu kawah tersebut dengan nama mendiang istri Reid, Carroll. Nama ini dipilih sebagai bentuk penghormatan terhadap sosok yang sangat berharga baginya.

“Beberapa tahun lalu kami memulai perencanaan misi ini. Di dalam keluarga astronot kami yang erat, kami kehilangan satu sosok yang sangat tercinta,” ujar Jeremy Hansen kepada kru di Bumi, seperti dikutip dari video yang dibagikan oleh akun Instagram resmi NASA.

Menurut Jeremy, kawah yang akan dinamai Carroll terletak di bagian permukaan Bulan yang sangat indah. Karena posisinya yang strategis, kawah ini bisa terlihat dari Bumi pada siklus tertentu.

“Kami ingin menamai kawah ini Carroll,” kata Jeremy sambil terisak. Reid langsung memeluknya, sementara Victor dan Christina Koch ikut bergabung dalam momen haru tersebut.

Saat ini, nama Kawah Carroll belum secara resmi disahkan. NASA mengatakan bahwa setelah misi Artemis II selesai, mereka akan mengajukan proposal resmi ke International Astronomical Union, organisasi yang bertanggung jawab atas penamaan objek langit.

Carroll Wiseman adalah istri Reid Wiseman yang meninggal dunia pada 17 Mei 2020 setelah lima tahun berjuang melawan kanker. Keluarga tidak mengungkap jenis kanker yang dialami oleh Carroll. Setelah kepergian sang istri, Reid membesarkan dua anak mereka, Katie dan Ellie, sebagai ayah tunggal.

Selama hidupnya, Carroll bekerja sebagai perawat di unit perawatan intensif (ICU) untuk bayi baru lahir. Ia kemudian pindah ke Houston, Texas, untuk ikut Reid yang bekerja di NASA. Di sana, ia bekerja sebagai perawat di sebuah sekolah.

Dilansir dari NPR, saat Carroll didiagnosis dengan kanker, Reid menawarkan untuk pindah ke Virginia dan Maryland agar bisa lebih dekat dengan keluarga. Namun, Carroll menolak karena ingin Reid tetap fokus pada pekerjaannya di NASA.



Pada 2023, tiga tahun setelah kepergian Carroll, Reid terpilih sebagai komandan misi Artemis II. Artemis II merupakan misi penerbangan berawak ke Bulan pertama dalam 56 tahun terakhir. Reid mengungkapkan bahwa lewat misi ini, ia merasa membawa warisan sang istri.

“Rasanya seperti saya membawa dia bersama saya dan melanjutkan langkah yang sudah kita jalani selama 17 tahun bersama. Saya menghormati sosoknya setiap hari, setiap menit,” ucap Reid kepada The Times pada 2025.

Empat astronot misi Artemis II berhasil mendarat di Bumi pada Jumat (10/4) sore waktu Amerika Serikat. Kapsul Orion mendarat di Samudra Pasifik, tepatnya di wilayah San Diego, California. Mereka mengakhiri perjalanan bersejarah ini setelah 10 hari menjelajah orbit Bulan. Keempat astronot resmi memecahkan rekor perjalanan antariksa terjauh yang pernah dilakukan umat manusia.

Related posts