Gubernur Hidayat Arsani Tunjukkan Komitmen Pendidikan yang Nyata

Gubernur Hidayat Arsani Tunjukkan Komitmen Pendidikan yang Nyata

Aksi Mahasiswa UBB untuk Pendidikan dan Kesejahteraan Buruh

Ratusan mahasiswa dari Universitas Bangka Belitung (UBB) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rabu (6/5/2026). Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan dan peningkatan kesejahteraan pekerja di wilayah tersebut.

Dalam orasinya, perwakilan mahasiswa UBB, Randi menyuarakan aspirasi terkait perbaikan sistem pendidikan serta meminta kesejahteraan buruh. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga komitmen alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen sesuai amanat yang berlaku.

Para demonstran membawa berbagai spanduk dengan pesan tuntutan seperti “Pendidikan Setara, Buruh Sejahtera” dan “Sejahterakan Guru”. Mereka secara bergantian, perwakilan fakultas menyampaikan orasi sebagai bentuk solidaritas.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Babel Hidayat Arsani langsung menemui para mahasiswa. Ia menyampaikan apresiasinya terhadap semangat mahasiswa dalam menyuarakan aspirasi.

“Saya bangga atas semangat mahasiswa. Pendidikan itu tidak tawar-menawar. Saya tidak mau generasi kita tidak bisa sekolah, mereka harus sekolah. Bahkan saya sudah hibah lahan untuk pendidikan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung penguatan sektor pendidikan di Provinsi Kepulauan Babel,” jelas Hidayat Arsani.

Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan mahasiswa.

“Aspirasi akan kami bahas. Saya sangat senang kalian menyampaikan aspirasi karena mahasiswa adalah perjuangan murni rakyat Indonesia dan pilar demokrasi penyambung suara rakyat,” ungkapnya.

Aksi berlangsung aman dan tertib dengan pengawalan aparat kepolisian. Massa kemudian membubarkan diri secara bertahap.

Tuntutan Mahasiswa dalam Aksi Unjuk Rasa

Beberapa tuntutan utama yang disampaikan oleh mahasiswa UBB antara lain:

  • Perbaikan sistem pendidikan – Mahasiswa menekankan perlunya reformasi dalam sistem pendidikan agar lebih inklusif dan merata.
  • Peningkatan kesejahteraan buruh – Mereka meminta pemerintah dan lembaga terkait untuk lebih memperhatikan kondisi buruh di wilayah Babel.
  • Pemenuhan alokasi anggaran pendidikan – Mahasiswa menyerukan agar anggaran pendidikan tetap dialokasikan sebesar 20% sesuai aturan yang berlaku.

Peran Pemimpin Daerah dalam Mendukung Aspirasi Mahasiswa

Gubernur Babel Hidayat Arsani menunjukkan dukungan yang kuat terhadap tuntutan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa pendidikan adalah prioritas utama dan komitmen pemerintah untuk mendukung sektor pendidikan melalui berbagai langkah, termasuk hibah lahan untuk pembangunan infrastruktur pendidikan.

Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya, juga menyatakan bahwa aspirasi mahasiswa akan segera ditindaklanjuti. Ia menilai bahwa partisipasi mahasiswa dalam menyampaikan aspirasi merupakan bagian penting dari proses demokrasi dan representasi suara rakyat.

Kondisi Aksi yang Berjalan Lancar

Aksi unjuk rasa berjalan dengan lancar dan tertib. Polisi melakukan pengawalan untuk memastikan keamanan selama aksi berlangsung. Massa yang hadir kemudian membubarkan diri secara bertahap setelah menyampaikan pesan-pesan mereka.

Kesimpulan

Aksi mahasiswa UBB menjadi bukti bahwa generasi muda di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung aktif dalam menyuarakan isu-isu penting terkait pendidikan dan kesejahteraan. Dukungan dari pemimpin daerah dan lembaga terkait menunjukkan bahwa aspirasi mahasiswa tidak diabaikan, namun tetap perlu diwujudkan dalam bentuk kebijakan nyata.

Related posts