Respons Santai Jokowi terhadap Ucapan Dasco Ahmad
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan sikap tenang dan santai terhadap ucapan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang sempat viral di media sosial. Ucapan tersebut terdengar saat Rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu (20/5/2026). Dalam rekaman mikrofon yang bocor, Dasco mengucapkan, “Asal jangan teriak hidup Jokowi,” sesaat sebelum Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato.
Peristiwa ini kemudian menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat dan netizen. Namun, Jokowi sendiri tidak mempermasalahkan hal tersebut. Saat ditemui oleh awak media di Solo, Senin (25/5/2026), ia menjawab dengan nada santai dan tidak menunjukkan kekesalan.
“Ya kalau ada pilihan hidup sehat atau hidup Jokowi sekarang ini saya pilih hidup sehat,” ujar Jokowi dalam wawancara tersebut. Ucapan itu menunjukkan bahwa ia tidak terpengaruh oleh peristiwa tersebut.
Anggap Normal
Saat ditanya apakah dirinya merasa tersinggung dengan ucapan Dasco, Jokowi menjawab bahwa ia tidak terpengaruh. Ia menganggap insiden tersebut sebagai hal biasa saja.
“Normal biasa aja,” katanya dengan tegas.
Insiden ini terjadi setelah Presiden Prabowo menyampaikan pidato terkait Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (PKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR RI. Ucapan Dasco yang terekam mikrofon lalu ramai dibicarakan di media sosial, bahkan memicu berbagai respons dari warganet.
Beberapa netizen menilai bahwa ucapan Dasco bisa dianggap sebagai bentuk kritik terhadap suasana politik yang sedang berlangsung. Namun, Jokowi tampaknya tidak ingin mengambil sikap lebih lanjut terhadap peristiwa tersebut.
Momen Serupa di Masa Lalu
Peristiwa ini juga mengingatkan publik pada momen serupa yang terjadi saat Prabowo menyampaikan yel-yel dalam perayaan HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025). Pada acara tersebut, suasana di tengah pidato Prabowo juga diwarnai sorakan pendukung yang menyebut nama Jokowi.
Meski demikian, Jokowi tetap menunjukkan sikap tenang dan tidak merespons secara langsung terhadap situasi yang terjadi. Hal ini menunjukkan bahwa ia lebih fokus pada tugas dan tanggung jawabnya sebagai presiden, daripada terjebak dalam dinamika politik yang sering kali memicu perdebatan.
Kesimpulan
Dari seluruh rangkaian peristiwa yang terjadi, Jokowi tetap menunjukkan sikap tenang dan tidak terpengaruh oleh komentar atau ucapan yang muncul di tengah lingkungan politik. Ia tampaknya lebih memilih untuk menjalani tugasnya dengan baik, tanpa mempermasalahkan hal-hal yang dianggap biasa oleh masyarakat umumnya.
Respons santai yang diberikan Jokowi menunjukkan bahwa ia memiliki kesadaran akan pentingnya menjaga harmonisasi dalam lingkungan kerja, terlepas dari adanya perbedaan pendapat atau peristiwa yang mungkin menimbulkan kontroversi.






