RS Maranatha Hadirkan Poliklinik Eksekutif, Tingkatkan Layanan Umum dan Pendidikan Dokter Spesialis

RS Maranatha Hadirkan Poliklinik Eksekutif, Tingkatkan Layanan Umum dan Pendidikan Dokter Spesialis

Peresmian Poliklinik Eksekutif dan Kegiatan Donor Darah di RS Maranatha

RS Maranatha kembali meresmikan Poliklinik Eksekutif dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan sebagai bagian dari komitmen untuk meningkatkan layanan pasien. Acara ini diselenggarakan bersamaan dengan donor darah dan talk show bertema “Sehat di Tempat Kerja Produktif Sepanjang Hari” di Gedung F RS Maranatha, Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan fasilitas dan layanan rumah sakit sekaligus memperkuat peran RS Maranatha sebagai rumah sakit pendidikan bagi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha.

Direktur Utama RS Maranatha, dr. Ferdinan Sutejo, MMR., menjelaskan bahwa pembaruan fasilitas ini bukan sekadar renovasi fisik, melainkan bentuk komitmen terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. “Re-opening ini bukan hanya soal ruang yang diperbaiki, tetapi komitmen kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan, mulai dari kecepatan, ketepatan, hingga pengalaman pasien yang lebih manusiawi,” ujarnya.

Fasilitas Unggulan Mendukung Program PPDS Obgyn

Sebagai rumah sakit pendidikan, RS Maranatha juga terus memperkuat kesiapan dalam mendukung proses pembelajaran klinis, termasuk program residensi Fakultas Kedokteran Maranatha. Rumah sakit ini telah terintegrasi dengan Program Pendidikan Profesi Dokter Spesialis (PPDS), khususnya di bidang obstetri dan ginekologi (obgyn), yang menjadi salah satu fokus utama pengembangan.

Dokter Ferdinan menjelaskan bahwa kebutuhan dokter spesialis, terutama obgyn, masih sangat tinggi, khususnya di wilayah Bandung dan Jawa Barat. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan maternal. “Kami memilih fokus pada kegawatdaruratan obgyn sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi,” jelasnya.

Untuk mendukung hal tersebut, RS Maranatha menghadirkan berbagai fasilitas unggulan, seperti trauma center, poliklinik eksekutif, ruang rawat inap tambahan, serta empat ruang operasi modern. Selain itu, tersedia layanan subspesialis, termasuk fetomaternal dan fertilitas, serta teknologi pendukung seperti sistem Enhanced Recovery After Surgery (ERAS) yang memungkinkan pasien pulih lebih cepat pascaoperasi.

Peran RS Maranatha sebagai Rumah Sakit Pendidikan

Sebagai rumah sakit pendidikan, RS Maranatha juga membuka kesempatan luas bagi mahasiswa dan residen untuk belajar secara langsung dalam lingkungan klinis yang terintegrasi. “Kami adalah rumah sakit pendidikan yang sepenuhnya mendukung proses belajar mahasiswa dan residen. Mereka bisa belajar dengan fasilitas yang lengkap dan didampingi tenaga spesialis serta subspesialis,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Yayasan Perguruan Tinggi Kristen Maranatha sekaligus Ketua Dewan Pengawas RS Maranatha, Ir. Arif Suryanto, menekankan bahwa pengembangan rumah sakit ini juga bertujuan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem pendidikan. “Saya berharap ini menjadi dukungan bagi Universitas kita, karena rumah sakit ini adalah rumah sakit pendidikan yang melayani masyarakat sekaligus mendukung pengembangan tenaga medis,” ungkapnya.

Tantangan dan Harapan Masa Depan

Melalui peningkatan fasilitas klinis dan layanan umum, serta penguatan fungsi sebagai rumah sakit pendidikan, RS Maranatha menunjukkan kesiapan untuk menjadi pusat layanan kesehatan sekaligus pusat pendidikan dokter spesialis yang berkontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di Jawa Barat. Dengan adanya fasilitas modern dan program pendidikan yang kuat, RS Maranatha berkomitmen untuk terus memberikan layanan kesehatan berkualitas dan menghasilkan tenaga medis yang profesional dan berkompeten.

Related posts