Pengalaman Buruk Cinta Laura di Bandara
Seorang selebriti ternama Indonesia, Cinta Laura Kiehl, mengungkapkan pengalaman tidak menyenangkan yang dialaminya saat berada di sebuah bandara. Pengalaman ini kemudian ia bagikan melalui Instagram Story pada Senin (26/5/2026), menunjukkan betapa pentingnya pelayanan yang baik kepada setiap penumpang.
Cinta Laura sering kali berusaha menyamarkan identitasnya ketika bepergian secara pribadi. Ia biasanya mengenakan masker dan kacamata hitam agar tidak mudah dikenali saat berada di bandara maupun transportasi umum. Namun, suatu hari dirinya dipanggil oleh petugas bandara melalui pengeras suara karena ada bagasi yang perlu diverifikasi.
Situasi tersebut membuat Cinta kebingungan lantaran tidak memahami prosedur yang harus dijalani. Ia kemudian mencoba meminta bantuan kepada beberapa staf maskapai. Sayangnya, menurut pengakuannya, hampir seluruh petugas maskapai justru terkesan mengabaikannya.
Di sisi lain, Cinta juga merasa cemas karena takut tertinggal penerbangan saat proses verifikasi bagasi berlangsung. Bahkan ketika ada petugas yang memberikan arahan, informasi yang disampaikan dinilai kurang jelas dan tidak ramah. “Awalnya aku sempat bingung harus ke mana, dan aku dilempar dari satu staff ke staff lain. Sampai akhirnya ada satu service agent yang jalan bareng aku setengah jalan tapi tanpa arahan yang jelas,” ujarnya.
Ia lalu bertanya apakah petugas itu bisa membantu memastikan ia tidak ketinggalan flight selama proses pengecekan bagasi ini berlangsung. Jawaban yang diterimanya hanya, “walk to counter 20.” Padahal Cinta sudah bilang dirinya lebih nyaman kalau bisa dibantu atau diarahkan namun tetap diabaikan.
Hingga akhirnya Cinta membuka kacamata dan maskernya. Saat petugas melihat Cinta Laura, pelayanan pun berubah 180 derajat menjadi lebih hangat dan hormat. Cinta pun kecewa dengan pelayanan tersebut. Dia tidak habis pikir bagaimana masyarakat umum yang tidak memiliki privilege atau keistimewaan harus menghadapi situasi yang sama.
Padahal kata Cinta, seluruh penumpang adalah tamu yang harus dilayani dengan baik oleh maskapai. “Dan lucunya… baru setelah aku buka kacamata dan dia sadar aku siapa, attitude-nya langsung berubah total. Tiba-tiba jadi jauh lebih ramah, helpful, dan attentive,” jelasnya.
Cinta pun sempat menegur petugas yang dianggapnya tidak profesional. Petugas itu kemudian membantu Cinta mengurus bagasinya. “Aku bahkan sempat bilang ke dia, kalau memang dia tidak ada waktu atau tidak berminat membantu, aku bisa tanya staff lain aja yang memang available untuk assist. Setelah itu baru dia akhirnya mengantar aku ke PIC yang bertanggung jawab,” kata penyanyi dan pemain sinetron itu.
Sebagai seorang yang mendapatkan atensi besar, Cinta pun sengaja menulis keluh kesahnya ini agar menjadi introspeksi bagi maskapai penerbangan manapun. Di mana popularitas, status, hingga penampilan seharusnya gak menentukan apakah seseorang layak diperlakukan dengan baik dan dibantu atau tidak.
“Dan trust me, aku sangat sadar akan privilege yang aku punya. Aku tahu aku sangat beruntung karena sering diperlakukan dengan baik oleh banyak orang dan aku sangat teramat bersyukur. Tapi justru karena aku sadar akan privilege itu, aku merasa punya TANGGUNG JAWAB untuk speak up ketika melihat perlakuan seperti ini.”
“Customer. Guest. MANUSIA. Semua pantas diperlakukan dengan hormat dan ketulusan,” pungkas Cinta.







