Jangan Bawa Sembarangan, Ini Barang Hotel yang Boleh dan Tidak Boleh Diambil Tamu

Jangan Bawa Sembarangan, Ini Barang Hotel yang Boleh dan Tidak Boleh Diambil Tamu

Barang-Barang yang Boleh dan Tidak Boleh Dibawa dari Kamar Hotel

Banyak pengunjung hotel tergoda untuk membawa pulang barang-barang kecil dari kamar setelah menginap. Mulai dari sabun, sampo, sandal, hingga alat tulis sering dianggap sebagai “bonus” yang bisa dibawa pulang. Namun, tidak semua barang di kamar hotel boleh diambil begitu saja.

Barang seperti sabun batang, sampo, kondisioner, dan sandal hotel sekali pakai biasanya memang disediakan untuk penggunaan pribadi tamu selama menginap. Demikian pula dengan alat tulis seperti pena, pensil, dan kertas catatan yang tersedia di kamar umumnya boleh dibawa pulang.

Namun, ada banyak barang lain yang sebaiknya ditinggalkan di tempatnya. Contohnya adalah handuk, sprei, sarung bantal, jubah mandi, pengering rambut, setrika, serta buku atau majalah yang tersedia di kamar. Menurut profesor bidang operasional dan teknologi perhotelan di University of Nevada, Las Vegas, Mehmet Erdem, hampir semua barang tersebut tidak boleh diambil.

Beberapa tamu salah mengira bahwa buku atau majalah yang ada di kamar bisa dibawa pulang, padahal sering kali tidak demikian. Bahkan, kasus kehilangan barang hotel tidak hanya terbatas pada handuk atau perlengkapan mandi. Erdem mengaku pernah mendengar ada tamu yang melepas kepala shower hingga ubin marmer Italia dari kamar hotel sebelum check-out.

Tindakan semacam itu tentu masuk kategori pencurian. Pada 2022, juru bicara Kepolisian Metropolitan Inggris menyatakan bahwa pencurian barang hotel merupakan tindak kriminal dan bisa ditindaklanjuti jika ada laporan. Bahkan, ada tamu yang terancam hukuman penjara karena mencuri barang hotel. Salah satu kasus terjadi di Nigeria, ketika seorang perempuan dijatuhi hukuman tiga bulan penjara atau denda setelah mencuri dua handuk dari hotel Transcorp Hilton Abuja.

Risiko yang Mungkin Terjadi

Selain risiko pidana, tamu yang ketahuan mencuri juga bisa dilarang menginap kembali. Sejumlah hotel disebut memiliki daftar “no stay”, yakni database tamu yang tidak lagi diterima sebagai pelanggan. Dalam beberapa kasus, data tersebut juga bisa dibagikan ke jaringan hotel lain.

Meski terlihat sepele, pencurian barang-barang kecil di hotel menimbulkan kerugian besar. Menurut American Hotel & Lodging Association, kehilangan barang akibat pencurian ringan diperkirakan merugikan industri hotel hingga 100 juta dolar AS per tahun.

Tips untuk Menghindari Masalah

Jika bingung apakah suatu barang boleh dibawa atau tidak, langkah paling aman adalah bertanya langsung ke petugas hotel. Jadi, lain kali saat tergoda membawa “suvenir” dari kamar hotel, pastikan dulu barang tersebut memang gratis untuk dibawa pulang. Jangan sampai niat bawa kenang-kenangan justru berujung masalah hukum.

Related posts