Apakah SMK Negeri 1 Rancabali Bandung Ditutup?

Apakah SMK Negeri 1 Rancabali Bandung Ditutup?

Permasalahan SMKN 1 Rancabali yang Viral di Media Sosial

Sebuah video yang menampilkan seorang siswi SMK Negeri 1 Rancabali, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, membuat heboh media sosial. Dalam video tersebut, siswi tersebut meminta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk tidak menutup sekolahnya. Video ini berisi bahasa Sunda dan viral karena menyampaikan kekhawatiran para siswa terkait rencana perpindahan sekolah.

Menanggapi isu ini, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, memberikan penjelasan mengenai kronologi permasalahan sekolah tersebut. Ia menegaskan bahwa SMKN 1 Rancabali tidak akan ditutup, tetapi hanya akan dipindah ke gedung baru. Menurut Purwanto, selama ini sekolah tersebut menumpang di gedung sekolah lain. Awalnya, pihak dinas ingin membangun gedung baru di Kecamatan Rancabali, tetapi daerah tersebut masuk kawasan hijau dan tidak memiliki lahan yang cukup. Oleh karena itu, lokasi baru sekolah tersebut dipindahkan ke daerah perbatasan antara Kecamatan Rancabali dan Ciwidey.

Lokasi baru SMKN 1 Rancabali berdiri di atas lahan milik pemerintah daerah dan termasuk dalam kawasan zona kuning. Purwanto juga menjelaskan bahwa ada keluhan dari para siswa yang rumahnya lebih dekat dengan sekolah lama. Terlebih lagi, saat ini sedang menjelang pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Sekolah ini memiliki empat jurusan yaitu Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian, Agribisnis Tanaman Pangan dan Holtikultura, Kuliner, dan Perhotelan. Purwanto menambahkan bahwa jika jarak tempuh ke sekolah baru terlalu jauh dan jumlah siswa baru banyak, maka akan dibuka layanan di lokasi sekolah lama, sehingga kelas akan bertambah atau kelas jauh akan disediakan.

Penjelasan Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan

Selain itu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan Disdik Jabar, Edy Purwanto, juga memberikan klarifikasi melalui unggahan video di media sosial. Menurut Edy, SMKN 1 Rancabali di tempat yang lama belum memiliki gedung sendiri. Kegiatan belajar mengajar masih meminjam gedung Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMP) 3 Cipelah sejak 2013 dan bangunan Sekolah Dasar Negeri 4 Barutunggul sejak 2018.

Untuk itu, Dinas Pendidikan Jawa Barat berinisiatif mendirikan gedung sendiri untuk SMKN 1 Rancabali. Edy mengakui bahwa ada perbedaan jarak tempuh antara sekolah yang baru dengan yang lama. Jarak tempuh berkisar antara 10 hingga 30 menit. Saat ini, sekolah tersebut memiliki 337 siswa yang terdaftar aktif pada empat program keahlian. Mulai tahun 2026, rencananya semua anak-anak akan menggunakan lokasi yang baru. Namun, ada pengecualian bagi siswa di sekolah lama.

Persiapan SPMB dan Kuota Khusus

Terkait dengan SPMB, Edy menegaskan bahwa orang tua atau calon siswa baru di wilayah Rancabali tidak perlu khawatir. Pihak sekolah tetap menyediakan kuota khusus bagi siswa yang berdomisili di Kecamatan Rancabali. Hal ini dilakukan agar semua siswa dapat mengikuti proses penerimaan murid baru tanpa kesulitan.

Dengan penjelasan ini, diharapkan masyarakat dapat memahami alasan perpindahan sekolah dan langkah-langkah yang telah diambil oleh pihak dinas pendidikan untuk memastikan kelancaran pembelajaran bagi siswa.

Related posts