Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 10 SMA Halaman 191 Kurikulum Merdeka
Berikut ini adalah jawaban dari soal Uji Kompetensi 4.3 yang terdapat dalam buku Pendidikan Pancasila kelas 10 SMA halaman 191 berdasarkan Kurikulum Merdeka. Soal-soal tersebut bertujuan untuk menguji pemahaman siswa mengenai konsep kewarganegaraan, tugas dan tanggung jawab warga negara, serta peran mereka dalam pembangunan nasional.
1. Bagaimana cara mendapatkan status kewarganegaraan?
Status kewarganegaraan diperoleh melalui dua cara utama, yaitu melalui keturunan atau orang tua. Indonesia menganut asas ius sanguinis, yang berarti seseorang diakui sebagai warga negara jika salah satu orang tuanya adalah warga negara Indonesia. Dasar hukumnya adalah Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia.
Dalam undang-undang tersebut disebutkan bahwa meskipun Indonesia lebih mengutamakan asas ius sanguinis, dalam kondisi tertentu juga menerapkan asas ius soli secara terbatas. Asas ius soli berlaku apabila seseorang lahir di wilayah Indonesia dan tidak memiliki kewarganegaraan lain.
2. Kondisi yang menyebabkan kewarganegaraan ganda
Kewarganegaraan ganda (bipatride) terjadi ketika seseorang memperoleh dua kewarganegaraan sekaligus. Contohnya, jika anak dari warga negara yang menganut asas ius sanguinis lahir di negara yang menganut asas ius soli. Dalam situasi ini, anak tersebut dapat memiliki dua kewarganegaraan.
Sesuai aturan yang berlaku, seseorang dengan kewarganegaraan ganda harus memilih salah satu kewarganegaraan ketika telah mencapai usia yang ditentukan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kejelasan status kewarganegaraan dan mematuhi regulasi hukum yang berlaku.
3. Kondisi yang menyebabkan seseorang tidak memiliki kewarganegaraan
Apatride atau tidak memiliki kewarganegaraan terjadi ketika seseorang tidak diakui sebagai warga negara oleh negara mana pun. Hal ini bisa terjadi karena perbedaan asas kewarganegaraan antara negara tempat seseorang lahir dan negara asal orang tuanya.
Contoh: Anak yang lahir di negara berasas ius sanguinis dari orang tua yang berasal dari negara berasas ius soli dapat berisiko tidak memiliki kewarganegaraan. Untuk mengatasinya, diperlukan upaya hukum seperti permohonan kewarganegaraan kepada negara yang sesuai.
4. Tugas dan tanggung jawab warga negara di bidang ekonomi
Warga negara memiliki peran penting dalam pembangunan nasional, terutama di bidang ekonomi. Tugas dan tanggung jawab mereka antara lain:
- Berpartisipasi aktif dalam kegiatan ekonomi seperti produksi, distribusi, dan konsumsi.
- Bekerja dan berwirausaha untuk meningkatkan produktivitas ekonomi.
- Menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
- Meningkatkan keterampilan dan kompetensi diri agar bisa berkontribusi lebih besar.
- Membayar pajak secara taat dan benar.
- Menabung untuk memperkuat perekonomian nasional.
- Menggunakan produk dalam negeri guna mendukung industri lokal.
Dengan menjalankan tugas dan tanggung jawab tersebut, warga negara turut serta memperkuat perekonomian nasional dan memajukan kesejahteraan bersama.







