6 Kalimat Yang Tidak Boleh Dikatakan Pada Pelanggan Saat Menjual Produk

IKABARI.COM– Saat sedang melakukan penjualan, baik kamu sebagai bagian dari tim sales atau pemilik bisnis itu sendiri,

sebaiknya lakukan dengan persuasif dan menarik bagi pelanggan.

Bacaan Lainnya

Kamu dapat melakukannya dengan menonjolkan kelebihan produk atau memberikan informasi promo yang tersedia.

Penting juga untuk di perhatikan, bahwa ada beberapa kata yang sebaiknya tidak di katakan kepada pelanggan,

karena dapat memengaruhi keputusan pembelian mereka yang berujung pada batalnya transaksi pembelian.

Tentu saja kamu tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk menjual produkmu kepada pelanggan bukan? Berikut ini beberapa kalimat yang tidak

boleh di katakan pada pembeli, seperti yang dilansir melalui beberapa sumber.

1. “Saya tidak memakai produk ini”
Ketika kamu menawarkan suatu produk atau jasa yang bahkan tidak kamu gunakan sendiri, jangan pernah mengatakan hal tersebut kepada pelanggan.

Jangan menunjukkan bahwa kamu tidak memahami produk atau jasa karena kamu sendiri tidak menggunakannya.

Inilah pentingnya kamu memiliki product knowledge yang baik dan mendalam sehingga dapat meminimalisir kesalahan tidak dapat menjawab pertanyaan yang di berikan pelanggan.

Pastikan kamu memahami betul apa yang kamu tawarkan kepada pelanggan dan tunjukkan bahwa kamu memiliki keyakinan dalam menawarkankepada pelanggan.

Ketika kamu sendiri tidak yakin dengan produk atau jasa yang kamu tawarkan, bagaimana mungkin pelanggan dapat yakin untuk menggunakan produk atau jasamu?

2. “Ini aturan perusahaan”
Ketika ada suatu permintaan yang tidak dapat kamu penuhi karena hal tersebut di luar jangkauan perusahaan, jangan katakan secara terang-
terangan hal tersebut kepada pelanggan.

Sebagai alternatif, kamu dapat menggiring pelanggan kepada penawaran lain yang mungkin masih memiliki kemiripan untuk memenuhi permintaan pelanggan.

Cobalah bantu pelanggan mendapatkan solusi terbaik dari dirimu dengan memberikan penawaran lain secara menarik.

3. “Harga produk ini sangat tinggi”
Menilai kemampuan pelanggan dalam membeli produk ternyata dapat merugikan bisnismu. Jadi, jangan pernah lakukan hal tersebut.

Kamu tidak dapat menilai kemampuan beli seseorang melalui penampilannya. Jadi, penting untuk melayani setiap pelanggan dengan pelayanan terbaik tanpa membeda-bedakannya.

Mungkin juga pelanggan akan mengatakan tidak memiliki cukup uang atau biaya untuk melakukan transaksi atas produk atau jasa yang ditawarkan,hal ini kerap terjadi saat sedang melakukan penawaran terhadap pelanggan.

Tetapi, cobalah untuk tetap memperlakukannya seperti seolah-olah mereka mampu, karena bukan tidak mungkin pada akhirnya mereka akan tertarik dan melakukan transaksi pembelian.

4. “Saya sedang libur”
Alih-alih kamu mengatakan kalimat tersebut kepada pelanggan saat ada yang menghubungimu di luar hari kerja, kamu dapat menuntunnya untuk mendapatkan informasi lain melalui situs atau media sosial yang di miliki perusahaan.

Kamu juga dapat menggunakan pesan otomatis yang memberitahu pelanggan, bahwa pesan yang mereka kirimkan akan dibalas pada hari kerja.

5. Memberikan janji palsu
Jangan pernah kamu menjanjikan sesuatu yang tidak mungkin di lakukan kepada calon pelanggan. Hal ini dapat membuat reputasi bisnis menjadi
jelek dan menurunkan tingkat kepercayaan sekaligus kepuasan pelanggan.

Sebaiknya, kamu menawarkan penawaran atau solusi apa yang di butuhkan oleh pelanggan yang sesuai dengan kemampuan yang dapat di berikan bisnismu.

Dengan cara tersebut, pelanggan akan lebih tertarik dan menjadi yakin untuk membeli produkmu, daripada kamu menjanjikan sesuatu yang tidak pasti alias bohong.

6. Terlalu fokus pada harga

Semua pelanggan memang pasti akan menanyakan terlebih dahulu harga yang harus mereka bayarkan, untuk mendapatkan produk atau jasa yang di inginkan.

Nah, tugas penting bagimu untuk tidak memfokuskan penawaran pada harga, melainkan pada kualitas atau nilai yang dapat di rasakan pelanggan.

Tunjukkan kelebihan dari produk atau jasamu kepada pelanggan untuk membuat mereka yakin, bahwa harga yang di bayarkan sesuai dengan

kualitas yang akan di dapatkan.

Tekankan pula dengan harga yang bersaing, kualitas produk atau jasa juga dapat bersaing sehingga pelanggan tidak akan merasa rugi membeli produk atau jasamu.

(kompas.com/Jais)

Pos terkait